SENTUL, 31 JULI 2026 — Perjuangan skuad Diklat Cirebon United U-16 di ajang TopSkor National Championship 2026 harus terhenti di babak 8 besar (perempat final). Bertanding di ASIOP Training Ground (ATG), Sentul, Jumat (31/7) pagi, anak-anak Cirebon harus mengakui keunggulan tim tangguh FIFA Farmel dengan skor 0-2.
Gawang Cirebon United kebobolan di babak pertama lewat eksekusi penalti M. Fatan Abian dan aksi individu Agung. Memasuki babak kedua, Diklat Cirebon United terus menggempur dan meningkatkan intensitas serangan untuk mengejar ketertinggalan. Beberapa peluang emas tercipta, salah satunya melalui tembakan spektakuler Azril Anggoro yang sayangnya masih membentur mistar gawang lawan. Meski terus menekan hingga peluit panjang, skor 0-2 tetap bertahan.
Meskipun hasil akhir belum memihak, para pemain telah menunjukkan daya juang, keberanian, dan semangat pantang menyerah sepanjang 2×30 menit laga berjalan menghadapi salah satu tim favorit juara.
Kepala Pelatih Diklat Cirebon United, Coach Zualardy Imani, menyampaikan rasa bangga atas kerja keras anak asuhnya sekaligus menegaskan pentingnya mengambil pelajaran berharga dari kekalahan ini.
“Pertama-tama, saya sangat mengapresiasi seluruh pemain yang sudah berjuang sepanjang waktu pertandingan. Hasil ini tentu mengecewakan, tetapi turnamen tingkat nasional seperti ini memberikan pelajaran yang sangat berharga. Kekalahan atas FIFA Farmel menjadi cermin dan bahan evaluasi besar bagi kita—baik dari segi ketenangan, kematangan taktik, maupun mental bertanding,” ungkap Coach Zualardy Imani.
Pelatih yang akrab disapa Coach Zualardy tersebut juga menambahkan bahwa perjalanan para pemain muda ini masih sangat panjang.
“Ini bukanlah akhir, melainkan awal dari proses pendewasaan mereka sebagai pesepak bola. Kami akan pulang dengan kepala tegak, mengevaluasi setiap kekurangan, dan kembali berlatih lebih keras untuk ajang-ajang berikutnya,” pungkasnya.
