Pertandingan lanjutan Cirebon United dalam ajang Liga TopSkor Cirebon kembali bergulir di Stadion Watubelah. Pada pekan ke-4 untuk kelompok usia U18 (Jum’at, 6 Februari 2026) dan U16 (Sabtu, 7 Februari 2026), serta pekan ke-3 untuk kelompok usia U14 (Minggu, 8 Februari 2026), tim muda Cirebon United menghadapi dinamika berbeda—mulai dari laga tertunda, kemenangan meyakinkan, hingga proses pembelajaran bagi pemain usia dini.
U18: Laga Tertunda Akibat Cuaca
Pada kelompok usia 18 tahun, Cirebon United yang dijadwalkan menghadapi Persib harus menunda pertandingan akibat faktor cuaca yang tidak memungkinkan. Penundaan ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim yang sebelumnya baru saja menelan kekalahan tipis 3-2 dari Daffa FC pada pekan sebelumnya.
Coach Edi menyampaikan bahwa tim tetap menjaga fokus dan mental pemain meski jadwal berubah.
> “Penundaan pertandingan memang di luar kendali kami, tapi ini jadi momentum untuk evaluasi dan memperbaiki kekurangan dari laga sebelumnya. Kami tetap menjaga kondisi pemain agar siap saat pertandingan pengganti digelar,” ujar Coach Edi.
Ia juga menambahkan bahwa tim U18 terus melakukan pembenahan pada aspek konsistensi permainan dan penyelesaian akhir agar dapat kembali ke jalur positif.
U16: Tren Positif Berlanjut
Sementara itu, performa impresif ditunjukkan oleh Cirebon United U16 yang berhasil menaklukkan Power FC dengan skor meyakinkan 2-0 tanpa balas. Gol kemenangan dicetak oleh Elia pada menit ke-17 dan Fajar Saputra pada menit ke-38. Penampilan gemilang Fajar Saputra membuatnya dinobatkan sebagai Player of The Match.
Coach Zul mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga konsistensi performa.
> “Anak-anak bermain disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik. Kemenangan ini buah dari kerja keras mereka selama latihan. Kami berharap tren positif ini bisa terus dipertahankan,” katanya.
Fajar Saputra juga mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diraih tim.
> “Alhamdulillah bisa membantu tim meraih kemenangan. Ini hasil kerja sama seluruh tim, bukan hanya saya. Semoga ke depan kami bisa tampil lebih baik lagi,” ujar Fajar.
U14: Terus Belajar dan Berproses
Pada kelompok usia 14 tahun, Cirebon United harus kembali menelan kekalahan setelah mengakui keunggulan Akademi Persib Ranggati Cirebon dengan skor 3-0. Pertandingan yang berlangsung selama 2×30 menit di Stadion Watubelah pada Minggu, 8 Februari 2026 pukul 10.30 WIB tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan bagi para pemain muda.
Coach Fariz menegaskan bahwa hasil pertandingan bukanlah tujuan utama dalam kompetisi usia dini.
> “Di kelompok usia pembinaan, menang atau kalah bukan prioritas utama. Yang terpenting adalah proses belajar, peningkatan kemampuan individu, dan perkembangan mental bertanding. Kami melihat banyak progres positif dari pemain meski hasil belum berpihak,” jelas Coach Fariz.
Ia juga menambahkan bahwa tim pelatih akan terus memberikan pendampingan dan evaluasi agar pemain semakin berkembang dalam setiap pekan kompetisi.
Menatap Laga Berikutnya
Dengan hasil yang beragam dari tiap kelompok usia, Cirebon United tetap menunjukkan komitmen kuat dalam pembinaan pemain muda. Tim pelatih berharap seluruh pemain terus menjaga semangat belajar, meningkatkan kualitas permainan, dan menjadikan setiap pertandingan sebagai pengalaman berharga menuju perkembangan yang lebih baik di masa depan